Cara Buat QRIS untuk Usaha dengan Mudah, Cuma 5 Menit Langsung Aktif

Bagikan:

Fulusnesia – Bagaimana cara buat QRIS untuk usaha? Bagi para pelaku usaha, terutama UMKM, kehadiran QRIS memberikan kemudahan dalam menerima berbagai jenis pembayaran non-tunai hanya dengan satu kode QR. Hal ini tentu sangat membantu dalam meningkatkan kenyamanan pelanggan sekaligus memperluas jangkauan pasar. Selain itu, penggunaan QRIS juga dinilai lebih aman karena mengurangi risiko kehilangan uang tunai dan meminimalisir kesalahan dalam penghitungan transaksi.

Meski begitu, masih banyak orang yang belum memahami bagaimana cara buat QRIS untuk usaha mereka. Sebagian menganggap prosesnya rumit atau memerlukan biaya besar, padahal kenyataannya cukup sederhana jika mengetahui langkah-langkah yang tepat. Dengan informasi yang jelas dan panduan yang benar, siapa pun dapat memiliki QRIS untuk mendukung bisnisnya.

Memahami cara buat QRIS untuk usaha bukan hanya soal mengikuti tren, tetapi juga menjadi bagian penting dalam menghadapi persaingan bisnis di era modern. Konsumen saat ini cenderung lebih menyukai metode pembayaran digital karena dinilai lebih cepat, praktis, dan higienis. Oleh karena itu, memiliki QRIS bisa menjadi nilai tambah yang membuat usaha anda terlihat lebih profesional dan terpercaya.

Pengertian QRIS

QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) adalah sistem pembayaran digital yang memudahkan pelaku usaha menerima transaksi non-tunai hanya dengan satu kode QR. Dengan QRIS, pelanggan bisa membayar menggunakan berbagai aplikasi dompet digital atau mobile banking tanpa perlu metode pembayaran yang berbeda-beda.

Bagi pelaku usaha, penggunaan QRIS memberikan banyak keuntungan. Selain mempercepat proses transaksi, QRIS juga membantu mengurangi risiko kesalahan dalam pengembalian uang dan meminimalisir penggunaan uang tunai. Semua transaksi tercatat secara otomatis sehingga memudahkan dalam pencatatan keuangan harian. Dengan sistem yang terintegrasi, pemilik usaha juga bisa lebih mudah memantau pemasukan dan membuat laporan keuangan secara lebih rapi.

Tidak hanya itu, QRIS juga meningkatkan kepercayaan pelanggan karena usaha terlihat lebih modern dan profesional. Proses pendaftarannya pun cukup mudah, biasanya hanya melalui bank atau penyedia jasa pembayaran resmi. Dengan biaya yang relatif terjangkau, QRIS menjadi solusi yang tepat bagi usaha yang ingin berkembang di era digital. Menggunakan QRIS bukan hanya soal mengikuti tren, tetapi juga langkah cerdas untuk meningkatkan efisiensi dan kenyamanan dalam bertransaksi.

Keuntungan Menggunakan QRIS bagi Merchant

Salah satu keuntungan utama QRIS adalah kemampuannya dalam memperluas jangkauan konsumen. Dengan menerima pembayaran digital dari berbagai aplikasi dompet elektronik dan mobile banking, merchant dapat melayani lebih banyak pelanggan tanpa batasan metode pembayaran. Ini sangat menguntungkan terutama di era digital, di mana masyarakat semakin terbiasa dengan transaksi non-tunai. Inilah beberapa keuntungan lainnya:

  • Mendorong Peningkatan Penjualan
    Dengan menggunakan QRIS, merchant dapat menerima pembayaran dari berbagai aplikasi digital. Hal ini membuka lebih banyak peluang transaksi karena pelanggan memiliki banyak pilihan metode pembayaran.
  • Transaksi Lebih Mudah dan Praktis
    Cukup dengan satu kode QR, semua aplikasi pembayaran dapat digunakan. Kemudahan ini memberikan pengalaman yang lebih nyaman bagi pelanggan saat bertransaksi.
  • Operasional Lebih Efisien
    Penggunaan QRIS membantu mengurangi kebutuhan pengelolaan uang tunai. Merchant tidak perlu lagi repot menyediakan uang kembalian atau menyetor uang ke bank, karena seluruh transaksi tercatat secara otomatis dan rapi.
  • Keamanan Lebih Terjamin
    Transaksi non-tunai melalui QRIS menawarkan tingkat keamanan yang lebih baik. Risiko menerima uang palsu atau kehilangan uang fisik dapat diminimalkan.
  • Meningkatkan Citra Usaha
    Dengan menyediakan metode pembayaran QRIS, bisnis terlihat lebih modern dan mengikuti perkembangan teknologi, sehingga dapat memperkuat branding di mata pelanggan.

Menyiapkan Persyaratan Pendaftaran

Sebelum memulai proses pendaftaran, ada beberapa dokumen penting yang perlu anda persiapkan terlebih dahulu agar prosesnya berjalan lebih mudah dan cepat. Kelengkapan data ini akan sangat membantu saat tahap verifikasi nanti.

  • Beberapa dokumen yang wajib disiapkan antara lain adalah KTP sebagai bukti identitas diri yang sah. Selain itu, anda juga perlu memiliki rekening bank aktif yang nantinya digunakan untuk menerima dana dari transaksi yang masuk.
  • Jika tersedia, sertakan juga NPWP, terutama bagi anda yang sudah menjalankan usaha secara resmi atau berbadan hukum. Dokumen ini dapat menjadi nilai tambah dalam proses administrasi.
  • Tak kalah penting, siapkan juga nama usaha atau brand yang kamu gunakan sebagai identitas bisnis. Nama ini akan ditampilkan kepada pelanggan saat melakukan transaksi.

Semua dokumen tersebut nantinya harus diunggah dalam bentuk foto atau hasil scan saat proses pendaftaran berlangsung. Pastikan gambar yang anda kirim memiliki kualitas yang jelas dan tidak buram agar proses verifikasi dapat dilakukan dengan cepat tanpa kendala.

Cara Buat QRIS untuk Usaha

Jika anda ingin mengembangkan usaha agar semakin modern dan memudahkan pelanggan dalam bertransaksi, QRIS bisa menjadi solusi yang tepat. Dengan sistem pembayaran berbasis QR code ini, pelanggan dapat melakukan pembayaran hanya dengan satu kali scan menggunakan berbagai aplikasi dompet digital atau mobile banking.

Berikut ini adalah tahapan lengkap yang dapat anda lakukan untuk membuat QRIS dengan mudah dan praktis:

1. Menentukan Penyedia Layanan QRIS

Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah memilih penyedia layanan QRIS yang sudah resmi dan mendapatkan izin dari Bank Indonesia. Saat ini, tersedia berbagai pilihan penyelenggara yang bisa anda gunakan, baik dari pihak perbankan maupun lembaga non-bank.

Untuk layanan dari bank, salah satu contohnya adalah Bank BRI. Sementara itu, untuk penyedia non-bank, anda bisa memilih platform digital seperti OVO, DANA, GoPay, ShopeePay, hingga iSeller. Setiap penyedia memiliki keunggulan masing-masing, sehingga penting untuk menyesuaikan pilihan dengan kebutuhan usaha anda.

Apabila anda sudah memiliki rekening di bank tertentu, biasanya proses pendaftaran QRIS akan menjadi lebih sederhana jika dilakukan melalui bank tersebut, karena data anda sudah terdaftar sebelumnya.

2. Mengisi Data Pendaftaran

Setelah menentukan penyedia layanan, langkah berikutnya adalah melakukan pendaftaran dengan mengisi formulir yang tersedia. Formulir ini bisa diakses melalui situs resmi atau aplikasi dari penyelenggara yang kamu pilih.

Dalam proses pengisian, anda akan diminta untuk melengkapi beberapa informasi penting, seperti nama lengkap pemilik usaha, nama bisnis, nomor telepon aktif, serta alamat email yang masih digunakan. Selain itu, anda juga perlu mencantumkan nomor rekening bank yang akan digunakan untuk menerima pembayaran.

Tidak hanya itu, anda juga harus mengunggah dokumen pendukung seperti KTP, dan jika tersedia, NPWP sebagai pelengkap data. Pastikan seluruh informasi yang diinput sudah benar dan sesuai dengan dokumen resmi, agar proses verifikasi dapat berjalan lancar tanpa kendala.

3. Tahap Verifikasi Data

Setelah proses pendaftaran selesai dilakukan, pihak penyedia layanan akan melakukan pengecekan terhadap data yang telah anda kirimkan. Tahapan ini umumnya membutuhkan waktu sekitar 1 hingga 7 hari kerja, tergantung kebijakan masing-masing penyelenggara. Jika pengajuan anda telah disetujui, anda akan menerima pemberitahuan melalui email atau pesan singkat (SMS) sebagai tanda bahwa proses verifikasi telah berhasil.

4. Menerima QRIS dan Menggunakannya

Apabila pendaftaran dinyatakan lolos, anda akan memperoleh kode QRIS dalam bentuk file, biasanya berformat PDF atau gambar. QRIS tersebut bisa dimanfaatkan dengan berbagai cara, seperti mencetaknya lalu menempatkannya di area kasir agar mudah dipindai oleh pelanggan, menyimpannya di smartphone untuk ditunjukkan saat transaksi, atau mengunggahnya ke platform online seperti toko digital maupun media sosial sebagai metode pembayaran.

5. Melakukan Uji Coba Transaksi

Sebelum QRIS digunakan secara rutin dalam kegiatan usaha, sebaiknya lakukan percobaan terlebih dahulu. Anda bisa mencoba memindai kode tersebut menggunakan aplikasi dompet digital (e-wallet) atau mobile banking untuk memastikan bahwa sistem pembayaran berjalan dengan lancar dan dana dapat diterima dengan baik.

Biaya Penggunaan QRIS

Secara umum, proses pendaftaran QRIS tidak dipungut biaya alias gratis. Namun, setiap transaksi yang dilakukan melalui QRIS akan dikenakan potongan berupa MDR (Merchant Discount Rate). Besaran MDR ini biasanya berada di kisaran 0,3% hingga 0,7%, tergantung pada jenis transaksi yang terjadi.

Sebagai gambaran, apabila pelanggan melakukan pembayaran sebesar Rp100.000 dan dikenakan MDR sebesar 0,3%, maka dana yang akan anda terima adalah Rp99.700 setelah dipotong biaya tersebut.

Tinggalkan komentar